Entah karena saya memang berbakat untuk menyelami karakter bisnis orang lain, atau karena saya memang rajin untuk mempelajari karakter bisnis orang lain, tapi anda bisa bertanya langsung ke JS, apakah teori saya ini benar atau salah?
![]() |
| ilustrasi |
Saya ingin menambahkan apa yang sudah ditulis oleh Joko Susilo dalam artikel terbaru nya: Bagaimana Mengelola Resiko Bisnis Internet, yaitu cara pandang mengenai resiko itu sendiri sebagai batu loncatan karir anda.
Jika anda berbisnis, tentu anda memulai sebuah perjalanan karir yang punya resiko. Resiko sukses, atau resiko gagal.
Jika bisnis anda kecil, tentu resiko nya juga kecil, dengan hasil yang kecil juga. Sebaliknya, bisnis besar, punya resiko besar dengan hasil yang tidak terhingga.
Dalam internet, resiko bisa diminimalisasikan dengan caranya yang unik. Ketika anda memulai membangun website dan blog, anda memiliki resiko terbesar, yang datang dari dalam diri anda sendiri. Minimalisasi resiko bisa dengan cara membuat secara benar konsep bisnis online anda, sehingga ketika sudah diluncurkan, pembeli langsung bisa merasakan manfaat produk anda.
Kemudian, pertanyaan saya adalah:
Apakah website anda ini memang informatif? Atau sekedar tampil tanpa isi yang bagus?
Apakah blog anda cukup informatif dan terus diperbaharui? Atau cuma berisi 1-2 artikel, lalu anda tinggal pergi?
Ketika anda mau menghadapi resiko ini, dan mengelolanya sehingga menjadi sebuah keuntungan, tentu bisnis dan karir anda akan melesat lebih cepat di dunia online.
Mengapa? Thanks to Search Engines, semua ide2 anda bisa diindexed dan bisa ditemukan oleh orang lain. Bahkan bisnis anda pun memerlukan SEO supaya bisa bersaing dengan bisnis yang serupa. Usahakan untuk tidak sembarangan memulai bisnis online, kumpulkan semua informasi yang anda perlukan, dan garap ceruk pasar anda secara benar, maka resiko gagal akan semakin kecil.
Dengan kata lain, ketika anda rajin, anda mau berusaha keras di awal2 usaha anda, maka suatu hari nanti, anda pasti menikmati hasilnya, jauh lebih cepat daripada membangun bisnis konvensional atau meniti karir di pekerjaan anda.
Tapi tanpa resiko, anda tidak mungkin bisa berhasil. Hidup ini lebih berwarna karena memiliki resiko, sama seperti orang memanjat gunung tinggi atau menyelam ke dasar laut atau terjun payung dari ketinggian sekian ribu kaki di atas bumi.. beresiko, tapi menyenangkan, karena tidak semua orang mampu melakukannya..
sumber : www


